Cegah Modus Penipuan Melalui SMS Saat Ramadhan,Berikut Caranya



Seringkali sebuah pesan singkat masuk melalui smartphone yang saya miliki.Dengan intensitas tinggi.Terakhir beberapa hari lalu,tapi selalu saya abaikan.
Namun,ada satu sms terbaru yang ada di smartphone saya.Seperti ini contoh isi SMS-nya Info resmi!
SELAMAT kepada bpk/ibu menangkan hadiah ke-2 dengan kode xxxxx untuk info klik di: bit.ly/xxxxx
Untuk diketahui,nama perusahaan bisa berbeda beda.Bisa dari perusahaan apapun.Umumnya isi pesan tetap sama yaitu selamat anda telah terpilih sebagai pemanang dari program yang diadakan suatu perusahaan.Serta dilampirkan juga suatu website/blog agar pemenang bisa menghubungi orang yang mengatasnamakan berasal dari suatu perusahaan tersebut.
(Sumber bca.co.id)
Tindakan Waspada yang Perlu Dilakukan
1. Perlu hati-hati  bila menerima SMS, Telepon, dan Email
Jika menerima SMS,telfon,atau email yang menyatakan bahwa kita telah memenangnkan suatu hadiah sebaiknya kita segera mengecek ke website resmi perusahaan tersebut,lalu menanyakan kepada nomer CS yang tertera,apabila diminta untuk mengisi hal-hal pribadi oleh website penipuan yang tertera melalui SMS harap segera melaporkan kepada yang memiliki kewenangan.
2.  Menjaga Kerahasiaan PIN, CVC, OTP
PIN(Personal Identification Number) harap selalu dijaga kerahasiaanya,tidak boleh ada orang yg tahu meskipun teman dekat.Secara berkala nomer PIN sebaiknya di ganti agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,mencoba dengan kombinasi angka baru dan unik agak tidak mudah tertebak.
Menjaga kerahasiaan  CVC (card Verification Code) merupkan 3 digit angka terakhir yang terdapat pada bagian belakang kartu kredit dan biasanya terletak di tempat tanda tangan di belakang kartu kredit, juga harus dijaga.
Jangan memberitahukan OTP (One Time Password)  yang dikirimkan oleh perusahaan atau situs jual beli online melalui SMS/email. OTP ini diberikan untuk meminta persetujuan akses ke rekening, misalnya untuk mendebet rekening atau memotong pulsa.Biasanya, kode OTP langsung muncul melalui pesan singkat di smartphone setelah transaksi bank dilakukan.
3.  Hati-hati terhadap website atau akun media sosial palsu perusahaan
Lazimnya, dalam SMS ataupun email,  juga disertai link URL website bank.  Sebaiknya jangan mengkliknya.Pasti menampilkan website yang berbeda dengan website suatu perusahaan yang asli.
Sebagai konsumen suatu perusahaan,baiknya tahu website dan akun media sosial perusahaanya. Jika ada yang janggal dari suatu  website perusahaan atau ketemu alamat website yang tidak umum, langsung berhati-hati.

Komentar